Tampilkan postingan dengan label Koleksi nama Islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Koleksi nama Islami. Tampilkan semua postingan

Ada beberapa rekan yang masih bingung memberi nama bayi Islam karena terlalu banyak pilihan nama bayi yang ada, yang paling penting adalah takut mengecewakan dan di anggap jelek nama bayinya oleh orang lain apalagi oleh saudara kita sendiri. Tapi memang ada beberapa kejadian yang aneh, misalnya sudah memilih nama bayi yang bagus, tetapi setelah di tetapkan ternyata kok malah terdengar aneh dan sulit, ini jangan sampai terjadi kepada Anda, saya hanya punya sedikit saran mengenai hal ini :
1. Jangan sekali-kali ragu-ragu jika Anda akan memberi nama bayi terutama nama bayi islam.
2. Niatkan dalam hati bahwa Anda akan memberi nama bayi yang terbaik untuk buah hati Anda, mulailah dengan membaca Bismillah.
3. Tidak ada salahnya membuat list nama-nama pilihan Anda minimal 10 nama pilihan.
4. Rundingkan dengan keluarga anda, kalau perlu dengan kerabat dekat anda, karena saya yakin dari beberapa orang akan berbeda penilaiannya terhadap satu nama bayi. Hal ini di lakukan jangan sampai Anda menganggap suatu nama sudah bagus, ternyata di anggap tidak bagus bagi saudara Anda.
5. Tetapkan nama bayi minimal satu minggu sebelum buah hati Anda melahirkan
6. Jangan lupa mempunyai dua nama bayi Islam, tentunya laki-laki dan perempuan, karena menurut pengalaman saya tidak akurat 100% perkiraan dokter terhadap jenis kelamin buah hati Anda terutama jika di perkirakan bayi Anda adalah berjenis kelamin perempuan.


Semoga bermanfaat


Technorati Tags:
Selengkapnya...

Memilih nama bayi selain merupakan acara yang menyenangkan kadang juga membuat anda dan pasangan bingung. Karena memilih nama bayi anda adalah hadiah pertama yang anda berikan bagi bayi anda, dan nama bayi akan selamanya digunakan oleh anak anda kelak.  sehingga memang benar bila proses mencari nama bayi buat calon bayi anda jangan hanya sembarangan dan asal pilih saja.

Dibawah ini beberapa tips yang sebaiknya anda pertimbangkan sewaktu memilih dan menentukan nama bayi anda:

1. Indah di dengar dan serasi.  Pilihlah nama yang terdengar indah sewaktu diucapkan dan serasi  dengan nama keluarga anda, bila anda menggunakan nama keluarga dibelakang nama yang akan anda pilih.

2. Unik , Memilih nama yang unik tetap ok asalkan i tetap indah didengar, serasi dan mudah diucapkan.  Unik tidak berarti menjadi nama yang terdengar aneh atau sulit diucapkan.

3. Makna Positif , dalam kehidupan.  Memilih nama yang mengandung makna dan arti yang positif untuk kehidupan, ini salah satu yang penting, jangan memberi nama yang mengandung arti dan makna buruk.  Ingat nama ini akan dibawa selamanya oleh anak anda

4. Nama panggilan yang mudah, pilihlah nama yang mudah untuk mengambil nama singkat atau panggilan sehari-hari.

5. Pengucapan Yang Mudah.  Pilihlah nama yang mudah untuk diucapkan.

6. Memilih nama bagi anak laki dan perempuan, Pertimbangkn untuk memilih nama yang  menunjukkan jenis kelamin  yang jelas.

7. Tampunglah semua ide-ide nama yang ada dengan suatu daftar list, bisa dari majalah, tv, atau keluarga dan teman anda.  Sebaiknya JANGAN memberitahu  dahulu keputusan nama yang akan anda berikan kepada siapapun sampai kelahiran si kecil anda.  Dan JANGAN membiarkan siapapun memaksa anda untuk memberikan nama yang anda tidak suka.

Semua  hal  diatas hanya tips untuk membantu mempermudah  anda berdua dalam memilih nama bayi anda.  Yang terpenting sewaktu anda berdua memilih dan memutuskan nama bayi anda adalah bahwa  anda berdua menyukainya.!

Selamat menikmati acara memilih nama untuk calon bayi anda.

Rekomendasi link :
Tips memberi nama bayi Islam, Daftar nama bayi Islam,
Kumpulan nama bayi


Technorati Tags:
Selengkapnya...

Anda akan punya bayi? Wah, selamat. Jangankan Anda, saya sendiri pasti akan ikut senang bila mendengar ada orang lain yang akan segera memiliki anggota baru dalam keluarganya. Bagaimana tidak? Lahirnya seorang bayi seringkali memberikan semangat baru dalam sebuah keluarga. Malah semangat tersebut seringkali malah sudah muncul sekitar 8 - 9 bulan sebelumnya ketika si orang tua mendapatkan berita kehamilan dari dokter.Dan bisa ditebak -- puncak kebahagiaannya adalah ketika si anak betul-betul sudah lahir.

Apa yang selanjutnya terjadi? Si bayi makin lama makin besar. Pelan-pelan dia sudah mulai berjalan. Mungkin awalnya masih tertatih-tatih, tapi lama kelamaan dia sudah mulai berlari walaupun masih agak kaku. Kemudian, hanya dalam beberapa bulan atau tahun, Anda akan melihatnya berlari kesana kemari menubruk apa saja yang ada di depannya sambil berteriak-teriak berisik, dan Anda akan segera mengingat kembali ketika dia masih berada di dalam perut Anda. Seperti sekarang.
 
Sebagai seorang Perencana Keuangan, bila Anda memiliki seorang bayi yang mungkin belum lahir, tidak ada lain yang bisa saya lakukan kecuali menyarankan Anda untuk mempersiapkan keuangan keluarga dalam menyongsong kelahiran bayi tersebut.
 
Kenapa Anda harus mempersiapkan keuangan dalam menyongsong kelahirannya? Jelas dong, ketika si anak masih berada dalam perut Anda, setiap satu atau dua kali sebulan Anda harus pergi memeriksakan kandungan Anda ke seorang dokter spesialis kandungan. Itu butuh biaya. Kemudian ketika Anda melahirkan, itu juga butuh biaya. Belum
lagi kalau kelahirannya menggunakan alat, induksi maupun operasi caesar, maka biayanya bisa lebih besar lagi.
 
Kemudian Anda juga harus keluar uang untuk membeli segala macam perlengkapan bayi. Mulai dari kereta dorong, baju (yang dengan cepat akan menyusut karena anak Anda tumbuh makin besar dari hari ke hari), botol susu, pampers, dan lain sebagainya.
 
Bahkan bukan hanya itu. Dengan adanya berita kehamilan dari dokter, mungkin sudah saatnya juga bagi Anda berdua untuk mengevaluasi lagi kebiasaan belanja keluarga selama ini, karena ini adalah saatnya untuk menambah tabungan dalam keluarga.
 
Di bawah ini, saya akan memberikan sejumlah langkah keuangan yang perlu Anda lakukan apabila pada saat ini Anda sedang menyongsong kelahiran seorang bayi.

1. Segera tentukan di mana Anda akan melahirkan, dan cek biayanya.
Hal ini penting agar Anda bisa mengetahui berapa perkiraan biaya persalinan yang mungkin akan Anda keluarkan. Pilihan tempat melahirkan biasanya ada dua: di RS/Klinik Umum atau RS/Klinik Bersalin.

Tidak hanya itu, Anda juga perlu memilih lokasinya. Apakah di RS Itu atau RS Ini. Kebanyakan keluarga sering memilih lokasi bersalin yang dekat dengan tempat tinggalnya. Tidak masalah. Yang penting, setelah Anda memilih lokasi, coba hubungi mereka untuk mengecek berapa perkiraan biaya yang diperlukan bila Anda ingin melakukan persalinan di situ.

Kalau perlu, lakukan tur kecil-kecilan ke tempat itu untuk melihat suasananya. Penting sekali bagi Anda untuk merasa nyaman bila melakukan persalinan di tempat itu. Bila tak punya kendaraan pribadi, pastikan Anda sudah menganggarkan untuk transportasi pada saat persalinan (sewa mobil, taksi, atau ambulans).

2. Cek apakah Biaya Persalinan Anda ditanggung oleh kantor/tempat kerja Anda atau suami Anda.
 
Bila memang, ya, apakah diganti sepenuhnya? Ataukah hanya sebagian? Dengan begitu Anda bisa memperkirakan berapa biaya yang mesti Anda siapkan untuk perawatan persalinan. Kalau perlu periksa juga apakah penggantian tersebut juga mengganti biaya-biaya yang Anda keluarkan untuk kunjungan ke dokter kandungan.

3. Mulailah menabung untuk menyongsong kelahiran Bila kantor tidak memberikan penggantian tersebut, maka Anda dan suami Anda harus menyiapkan sendiri dana persalinan itu. Ada dua cara menabung yang bisa digunakan. Yang pertama adalah dengan menabung secara rutin setiap bulan. Yang kedua adalah dengan menabung sekali saja. Cara kedua bisa digunakan kalau pada saat ini Anda sudah memiliki sejumlah dana yang bisa dimanfaatkan.

Ke mana Anda bisa menabungkan uang Anda? Hanya ada dua produk investasi yang saya sarankan: yang pertama adalah tabungan. Ini karena tabungan tidak akan berkurang nilai nominalnya dan bisa diambil sewaktu-waktu.

Bila Anda melakukan investasi sekali saja, maka Anda mungkin bisa memasukkan uang Anda ke alternatif investasi yang kedua, yaitu deposito. Anda bisa memilih deposito dengan jangka waktu yang pendek-pendek saja, seperti deposito berjangka waktu satu bulan. Dengan demikian, setiap satu bulan sekali Anda bisa mengevaluasi apakah Anda akan
tetap menaruh uang Anda di deposito itu, atau mengambilnya apabila diperlukan.

4. Mulai menabung untuk keperluan bayi. Tidak hanya biaya persalinan yang perlu Anda siapkan. Penting juga agar Anda mempersiapkan dana untuk segala macam keperluan bayi selama beberapa bulan pertama seperti sabun, bedak, baby oil, sampo, pakaian dan lain-lainnya. Sedangkan untuk biaya kebutuhan biaya sehari-hari seperti susu dan makanan bayi, sebaiknya dimasukkan dalam anggaran belanja bulanan Anda sehari-hari.

5. Ambil asuransi jiwa. Bila suami Anda adalah satu-satunya pencari nafkah dalam keluarga, sarankan ia untuk segera memiliki asuransi jiwa. Santunan asuransi jiwa bisa digunakan untuk membayar pengeluaran keluarga akibat meninggalnya si pencari nafkah. Dan yang terpenting, santunan asuransi jiwa juga bisa mengganti pembayaran biaya persalinan dan segala macam pengeluaran untuk keperluan bayi Anda nanti.

Dikutip
dari Tabloid NOVA No. 686/XIV

Oleh: Safir Senduk

Rekomendasi link :
Tips memberi nama bayi Islam, Daftar nama bayi Islam,
Kumpulan nama bayi

Technorati Tags:
Selengkapnya...

Nyeri,tegang, mulas.... Ups! Jangan-jangan saat persalinan sudah dekat. Punya pengetahuan tentang tanda serta tahap persalinan jelas sangat membantu, meski tidak berarti setiap wanita hamil akan melewati rasa dan pengalaman yang sama saat melahirkan.

Diawali kontraksi

Normalnya,di minggu ke 38-40 kehamilan, kepala janin sudah mulai turun ke rongga panggul. Bersamaan dengan itu, otot-otot rahim pun mulai melakukan gerakan mengerut dan meregang secara bergantian, terus-menerus secara teratur. Nah, gerakan otot rahim seperti inilah yang disebut kontraksi.

Seperti apa rasanya? Ada yang mengatakan nyeri seperti diperas, kaku dan tegang di perut, khususnya bagian bawah, atau mulas seperti ingin buang air besar.
 
Yang pasti, frekuensi terjadinya kontraksi semakin lama semakin meningkat, begitu juga dengan kekuatannya. Awalnya, jarak waktu antara kontraksi yang satu dan selanjutnya cukup panjang, biasanya selang satu jam. Lalu, semakin memendek, bisa tiap 30 menit, 15 menit, dan menjelang waktunya bayi lahir, jarak kontraksi bisa mencapai 2 atau 1 menit sekali.
 
Sewaktu jarak antar-kontraksi masih jauh, mungkin rasa nyeri terasa hanya pada bagian atas perut. Namun seiring dengan kemajuan proses awal ini, rasa nyeri semakin menjalar ke bagian bawah perut, bahkan ke arah bawah punggung dan belakang pinggang. Saat mulut rahim sudah membuka sempurna, rasa nyeri yang hebat di daerah tadi akan terasa sangat kuat.

Jalan lahir membuka
 
Saat otot rahim mengerut, ukuran rahim akan mengecil, sehingga kepala janin semakin terdorong ke arah bawah (jalan lahir). Bersamaan dengan itu, mulut rahim sedikit demi sedikit mulai membuka.
  
Perlu Anda tahu, sejak terjadinya kehamilan, secara alami mulut rahim tertutup oleh semacam sumbat berupa lendir kental. Sumbat lendir ini bertugas menjaga agar kehamilan bisa terus berjalan sekaligus melindungi janin dari kuman. Nah, pada awal tahap pembukaan mulut rahim, sumbat lendir itu terbuka dan lendir (yang berwarna merah muda) keluar melalui vagina. 

Mulut rahim yang semula hanya membuka sedikit, seiring dengan datangnya kontraksi yang semakin kuat, akan terus melunak dan terbuka semakin lebar. Lama-kelamaan, mulut rahim akan terlihat semakin datar dan menyatu dengan rahim bagian bawah. Saat inilah pembukaan lengkap terjadi.
 
Pembukaan mulut rahim biasanya dihitung dengan satuan sentimeter (cm). Bila dokter mengatakan mulut rahim Anda sudah pembukaan 8, artinya jalan lahir sudah membuka sepanjang 8 cm. Pembukaan mulut rahim dikatakan lengkap bila sudah mencapai pembukaan 10, atau 10 cm.

Lamanya tahap pembukaan jalan lahir dari awal hingga sempurna, bervariasi pada setiap kehamilan. Namun, secara gamblang tahap persalinan dibagi atas:
 
Kala/tahap I laten: di mulai dari tanpa pembukaan sampai pembukaan 2, yang bisa berlangsung 24-48 jam,

Kala I aktif: dimulai dari pembukaan 3-10, yang berlangsung sekitar 7 jam pada persalinan anak pertama, 3 1/2 jam pada persalinan bukan pertama.

Kala II: disebut fase mengejan, pada pembukaan 10/lengkap yang bisa berlangsung maksimal 1 jam.
 
Kala III: adalah fase melahirkan plasenta, hanya berlangsung sekitar 15 menit.
 
Penting diingat, menjelang akhir kala I, meski Anda merasakan mulas yang luar biasa, Anda masih belum boleh mengejan. Sebab, saat ini mulut rahim belum membuka sempurna. Bila Anda mengejan saat ini, bisa mengakibatkan jalan lahir membengkak dan terjadi perobekan.
 
Jadi,harus bagaimana? Bernapaslah dalam-dalam dan hembuskan perlahan. Lakukan hal ini berulang-ulang setiap kali rasa nyeri yang luar biasa itu datang.

Bila mulut rahim sudah membuka sempurna, artinya Anda sudah melewati tahap pertama dari proses persalinan, dan siap menuju tahap kedua, yaitu kelahiran bayi.

Siap lahir
 
Bila tidak ada hambatan, misalnya tali pusar yang melilit anggota tubuh janin, maka tahap yang dikenal dengan kala II ini berlangsung jauh lebih cepat dibanding tahap sebelumnya. Ada yang melewatinya tidak lebih dari 30 menit, meski ada juga yang lebih.
 
Pada tahap ini, kepala janin yang memang sudah tepat berada di mulut rahim akan terus mendesak. Bersamaan dengan itu, secara alamiah, rahim dan vagina akan membentuk semacam cekungan yang menjadi jalur untuk dilewati bayi. Saat ini, Anda akan merasakan tekanan yang sangat kuat di daerah perineum (daerah antara
vagina dan anus).

Saat kepala janin sudah di ambang pintu dan siap keluar, lendir dan darah yang keluar dari vagina semakin bertambah. Selain itu, desakan kuat kepala janin akan menyebabkan kantung ketuban pembungkus janin pecah lebih awal atau saat pembukaan lengkap, sehingga cairan ketuban keluar membasahi daerah vagina. Cairan ini sekaligus membuat jalan lahir semakin licin yang justru memudahkan bayi meluncur keluar dengan mulus. Setelah pembukaan benar-benar lengkap dan kepala bayi sudah terlihat di pintu lahir, saat inilah Anda diijinkan mengejan.
 
Apa yang harus dilakukan? Ikuti saja baik-baik panduan penolong persalinan Anda. Ikuti aba-abanya, kapan Anda menarik napas dan kapan waktunya mengeluarkan napas sambil mengejan, Mengapa harus demikian? Sebab, saat mengejan harus dilakukan berbarengan dengan saat kontraksi datang, sehingga bayi akan lebih mudah meluncur di jalan lahirnya.
 
Saat kepala bayi berhasil keluar dari mulut vagina, bagian tubuh bayi yang masih di dalam secara alami akan berputar dengan sendirinya. Kondisi ini memungkinkan bagian bahu dan seluruh tubuh bayi keluar.

Nah,kini sambutlah kehadiran buah hati Anda di dunia dengan penuh cinta dan syukur. Anda bisa meminta penolong persalinan untuk membawakan bayi Anda sesaat dalam dekapan Anda.

Plasenta selesai bertugas

Dengan lahirnya sang buah hati, selesai pula tugas plasenta atau ari-ari yang selama ini menemaninya di dalam rahim. Plasenta yang selama 9 bulan lebih bertugas mensuplai nutrisi dan oksigen, mengeluarkan sisa metabolisme serta sebagai organ yang menyalurkan antibodi ke tubuh janin, juga harus dilahirkan. Proses

yang terjadi dalam tahap ketiga ini biasanya berlangsung tidak lebih dari 15 menit.
 
Alam sudah mengatur, setelah bayi keluar, kontraksi masih terus berlangsung, meski tidak sehebat sebelumnya. Tujuannya untuk membantu melepaskan plasenta dari tempat menempelnya di dinding rahim. Hampir sama seperti proses kelahiran bayi, Anda akan diminta mengejan bersamaan dengan datangnya kontraksi.

Untuk memeriksa apakah seluruh plasenta sudah terlepas dari dinding rahim atau belum penolong persalinan akan menekan perut Anda. Setelah itu, ia akan menarik perlahan-lahan tali pusar agar plasenta bisa keluar. Setelah seluruh plasenta beserta tali pusar keluar, barulah tubuh Anda dibersihkan.
 
Nah,kini selesailah sudah seluruh tahap proses persalinan. Anda pun memasuki babak baru dalam hidup Anda, yakni jadi seorang ibu. Sebuah peran yang luar biasa indahnya!

Dari berbagai sumber

Technorati Tags:
Selengkapnya...

ZAAD            : Menambah
ZABAH            : Menyembelih
ZABIB            : Buah anggur kering
ZADAH            : Terpandang
ZAHID            : Hanya beribadah tidak memikirkan urusan dunia
ZAHRAN            : Berkilauan
ZAIDUN            : Tambahan yang banyak
ZAIDAH            : Tambahan, yang berkembang
ZAIM            : Pimpinan kaum
ZAIN            : Hiasan, bagus
ZAINAL ABIDIN        : Kebaikan para penyembah Allah
ZAINUDDIN        : Kebagusan agama
ZAKI            : Bersih, membersihkan diri
ZAKIAH            : Murni dan bersih
ZARAH            : Ziarah, berkunjung
ZARIAT            : Keturunan
ZARIFAH            : Bibit
ZURIAH            : Keturunan
ZAUHAIR            : Bercahaya, keindahan
ZAWIAT            : Surau, musollah
ZAYYAN            : Yang sangat elok wajahnya
ZHAN            : Prasangka, kecurigaan
ZILULLAH        : Bayangan Allah
ZIARAT            : Berkunjung ke tempat keramat
ZIKIR            : Mengingat Allah
ZIRNIKH            : Racun senjata
ZIYAD            : Sesuatu kelebihan
ZUFAR            : Pemberani
ZUHDI            : Zuhud, tidak bergantung kepada keduniaan, rendah hati
ZUHRAH            : Keelokan
ZUHUD            : Tidak terbuai keduniaan
ZURIAH            : Keturunan
Selengkapnya...

YAMAMAH        : Yang mempunyai tujuan
YAMNAH        : Yang berada di kanan
YASSAR            : Banyak kemudahan
YASYKUR        : Yang bersyukur
YATIM            : Tidak beribu atau berayah
YAQUTAH        : Batu permata yang sangat mahal
YASAMINAH        : Bunga yasmin
YAZID            : Semakin bertambah
YUMNA            : Yang memperoleh berkah
YUSRIYAH        : Yang sangat mudah, yang sangat kaya
YUSR            : Kemudahan, kekayaan
YAASIR            : Orang yang mudah
YADI            : Tangan, kekuasaan
YAFI            : Tinggi dan terhormat
YAFIAH            : Mudah dan tinggi
YAHUDA            : Orang yahudi
YAKIN            : Percaya
Selengkapnya...

WA’ADAH        : Perjanjian
WABARAKAH        : Dan memperoleh berkah
WADI            : Yang tenang
WADUD            : Yang maha kasih sayang
WAFI            : Sempurna
WAFA            : Setia
UBAIDAH        : Menyerahkan segalanya kepada Allah
UFUK            : Kaki langit
UJUB            : Rasa bangga
UZTAZ            : Guru agama (laki-laki)
UZTAZAH        : Guru agama (perempuan)
UZLAH            : Mengasingkan diri untuk beribadah semata
WA’AD            : Janji
WAHI            : Wahyu
WAHID            : Pemberi
WAHYU            : Petunjuk dari Allah
WA’ID            : Ancaman
WAJIH            : Orang yang mempunyai kedudukan
WALIUDDIN        : Penolong agama
WALY            : Penolong
WARAD            : Bunga
WARID            : Beribadah
WASI            : Luas, menguasai
WASIM            : Rupawan
WATHAN            : Tanah air, tanah tumpah darah
WASILAH        : Perantara, pertalian
WIAM            : Kebersamaan dalam suka dan duka
WIDAD            : Cinta kasih, kasih sayang
WIDHAH            : Waktu subuh yang temaram
WIFA            : Persetujuan
WIJDAN            : Perasaan, kegembiraan, kasih sayang, kekayaan
WIJDANIAH        : Pencapaian melalui batin
WISAM            : Bintang tanda jasa
WUJUD            : Ada
Selengkapnya...

TADWIN            : Pendaftaran
TAFADHAL        : Mempersilakan
TAFAKUR        : Renungan, memikirkan
TAHBIS            : Mensucikan, memberkati
TAHIR            : Bersih, suci, murni
TAHKIM            : Keputusan
TA’AB            : Mau bersusah payah
TA’ARUF            : Perkenalan
TA’ASUB            : Fanatik
TABARAK        : Mendapat berkah, Maha suci
TABIAT            : Sifat asli
TABI’I / TABI’IN        : Pengikut ajaran Rasulullah
TABLIG            : Menyampaikan (menyiarkan) agama Islam
TADBIR            : Mengelola
TAHLIL            : Pujian, menuhankan Allah
TAHMID            : Memuji kepada Allah
TAHSIL            : Mengumpulkan hasil
TAHSIN            : Memperbaiki, mempercantik
TAHARAH        : Bersuci
TAHIYYAH        : Kehormatan
TAHNIAH        : Ucapan selamat
TAJRIBAH        : Percobaan
TAIBAH            : Orang yang bertobat
TAISIR            : Kemudahan
TAJ            : Mahkota
TAJALI            : Tersingkap, terbuka
TAJARUD        : Kebebasan
TAJDID            : Pembaruhan
TAJUDDIN        : Mahkota agama
TAJUSATIN        : Mahkota raja-raja
TAJWID            : Ilmu pembaca dengan tepat dan benar
TAKAD            : Tahan menderita
TAKBIR            : Memaha besarkan Allah
TAKDIR            : Ketetapan Allah
TAKHLIK            : Penciptaan
TAKJIL            : Mempercepat
TAKJUB            : Kagum
TAKLIF            : Penyerahan beban
TAKRIM            : Penghormatan
TAKWIL            : Penjelasan
TAKWIN            : Menjadikan
TAKYIN            : Penjelasan
TAKZIM            : Hormat dan sopan
TALQIN            : Membisikan kalimat syahadat
TALABIAH        : Memenuhi panggilan Allah, menyatakan niat
TALITHA            : Gadis
TAMADUN        : Kemajuan
TAMAN            : Rajin, sempurna
TAMAR            : Buah kurma
TAMAT            : Berakhir
TAMIM            : Memiliki daya cipta yang sempurna
TAMIMAH        : Perlindungan
TANWIR            : Penerang, petuah, nasehat
TARHIM            : Seruan waktu subuh
TA’RIF            : Pengertian
TASAMUF        : Kelapangan dada
TASAWUF        : Mengenal Tuhan lebih dekat
TASBIH            : Bertasbih, mensucikan Allah
TASLIM            : Berserah diri kepada perintah Allah
TASWIR            : Lukisan
TAUFAH            : Pelupa
TAUFIQ            : Pertolongan Allah
TAUHID            : Kemurnian iman, keesaan Tuhan
TAULIAH            : Pengangkatan menjadi wali
TAWADHU        : Rendah hati
TAWAJUH        : Menghadapkan wajah kepada Allah
TAYIB            : Baik, bagus
TAYIBAH            : Baik, bagus
TAZKIRAH        : Peringatan dari Allah
TSABITAH        : Lurus, pemberian
TSABAT            : Keteguhan
TSABIT            : Yang tetap
TSAMIN            : Tinggi harganya, delapan
TSAMARAH        : Buah-buahan
TSANY            : Kedua
TSANA            : Pujian
TSARWAH        : Kekayaan
TSAQIB            : Jitu
TSAQIF            : Yang sangat pandai
TSARWAT        : Kaya
TSURAYA        : Nama bintang
TUFAH            : Buah apel
TUHFAH            : Tanda mata pemberian berharga
TUMAMAH        : Kesempurnaan bagian sesuatu
TURFAT            : Kemewahan
Selengkapnya...

NABA            : Berita besar
NABATAH        : Pohon
NABIGHAH        : Pohon kurma yang baik, besar, mulia
NABILAH            : Mahir; cerdas
NABTUN            : Rumput
NADA            : Embun
NADIAH             : Awal dari sesuatu
NADIRAH        : Jarang
NADHIF            : Suci (bersih)
NADHIR            : Indah dan elok
NADZAR            : Janji
NAFI            : Penolakan, peniadaan
NAFI’            : Orang yang memberi manfaat
NAFIL            : Sunat, tambahan
NAFIS            : Berharga
NAFSI            : Mementingkan diri sendiri
NAFLAH            : Bunga matahari
NAHAR            : Siang hari
NAHIL            : Aliran air
NAHDAH            : Tinggi; mulia
NA’IL            : Anugrah, karunia
NAILAH            : Yang suka memberi
NAIFAH            : Berkedudukan tinggi
NAJAH             : Keselamatan
NAJAT            : Selamat
NAJDAH            : Keberanian
NAJI            : Selamat
NAJIB            : Utama, mulia
NAJIBAH            : Bernilai
NAJMI            : Bintang
NAJWAN            : Berbisik
NAKHLAH        : Orang besar dan pandai
NAKHWAN        : Keberanian
NAQA            : Bersih, jernih
NAQLI            : Bersifat dasar hukum islam
NAQIYYAH        : Sangat jernih
NASAB            : Keturunan
NASHIF            : Adil
NASHIR            : Penolong
NASHIROH        : Penolong kaum lemah
NASIM            : Semilirnya angin
NASMAH            : Angin sepoi-sepoi
NASY’AT            : Pertumbuhan
NASYWAN        : Gembira memperoleh kemenangan
NASYIAH        : Perkembangan
NASYWA            : Kegembiraan
NAUF            : Tinggi
NAWAR            : Yang dapat melepaskan diri dari keraguan
NAWWAR        : Sangat terang, pemberi cahaya
NAURAH            : Bunga
NAZAR            : Janji, sumpah
NAZHIM            : Pengarang
NIBRAS            : Pemberani; pelita
NIDHAL            : Bagus pertahanannya
NIDA            : Seruan
NIJAD            : Berleher panjang
NIKMAH            : Enak kehidupannya
NIZAR            : Sedikit bicara
NUDHAR            : Emas, perak
NUHAD            : Berambisi memerangi lawan
NUJUD            : Cerdas
NU’MAN            : Kenikmatan hidup
NURUDDIN        : Cahaya agama
NUR            : Cahaya
NURAINI            : Cahaya mataku
NUZUL            : Turun
Selengkapnya...

LEILA            : Wanita cantik berambut hitam
LOGAWI            : Bahasa
LUBANAH        : Kebutuhan
LUSNA            : Mentimun
LUJAIN            : Perak
LUJMAH            : Bukit yang datar
LUQMAH            : Orang yang bijaksana
LUQYANAH        : Perjumpaan
LUTHFI            : Lembut
LABIB            : Yang berakal cerdik
LABIBAH            : Sehat akal
LAHFAH            : Kerinduan
LAILI            : Malam; mutiara
LATHIFAH        : Lemah lembut
LAYANAH        : Kehalusan


Selengkapnya...

MAHAR            : Mas kawin, pemberian
MAHASIN        : Kebaikan, keindahan
MAHFUL            : Yang tersimpan di dalam hati, yang di hafal
MAHABAH        : Cinta, perasaan kasih sayang
MAHMUD        : Yang terpuji
MAHRUS            : Yang dijaga
MAHSA            : Bulan kecil
MAHZHURAT        : Larangan agama
MAIMUN            : Yang beruntung, yang memperoleh berkah
MAISAN            : Bintang yang cahayanya terang
MAISARAH        : Kemudahan, kekayaan
MAJAS            : Melukiskan sesuatu
MAJD            : Kemurahan hati
MA’A            : Bersama
MA’AB            : Tempat kembali
MA’ALI            : Kedudukan yang tinggi
MABRUK            : Diberkahi
MABRUR            : Diterima Allah
MAGRIBI            : Sebelah barat
MAGRUR            : Sombong, angkuh
MAGHRIFAH        : Ampunan
MAJDI            : Kemuliaan
MAKARIM        : Kemuliaan
MAKBUL            : Diterima
MAKHDUM        : Orang yang dilayani dan dihormati
MAKHRAJ        : Tempat keluarnya huruf
MAKRAMAT        : Kemuliaan (kemurahan) hati
MAKRIFAT        : Pengetahuan
MAKRUF            : Baik perbuatannya
MAKSUM        : Terpelihara dari dosa
MAKTAB            : Tempat belajar
MAKTABAH        : Perpustakaan
MAKTUB            : Tercantum, tertulis
MAKUL            : Masuk akal
MALADZ            : Tempat penampungan
MALAK            : Malaikat
MALIK            : Yang memiliki, raja
MALKA            : Tempat bertemu
MAMLAKAT        : Kerajaan
MA’MUM            : Aman
MANAF            : Tinggi, gunug yang tinggi
MANAR            : Penunjuk jalan
MANDIL            : Sapu tangan
MARJIK            : Tempat kembali
MARIYAH        : Wanita yang berseri-seri
MARWAH        : Batu permata, batu api
MARWAN        : Urusan yang lurus
MARZUKI        : Yang dikaruniai rejeki
MA’SHUM        : Terhindar dari dosa
MASTUR            : Tertutup; dirahasiakan
MAS’UD            : Bahagia
MASYHUR        : Terkenal, kesohor
MASYITHAH        : Wanita suci
MAU’IZHAH        : Petuah, nasehat
MAULANA        : Yang dihormati; penolong kami
MAUZ            : Yang paling hebat
MAWADDAH        : Cinta, kasih sayang
MIFTAH            : Kunci, pembuka
MUHAMI            : Pengacara
MUADZIN        : Tukang (juru) adzan
MUALIM            : Guru, penunjuk jalan
MUAMAR        : Berumur panjang
MUDASIR        : Yang berselimut
MUDRIK            : Berakal, memahami
MUHIB            : Yang mencintai
MUHSIN            : Yang berbuat kebaikan
MUHTASYAM        : Yang mempunyai rasa malu
MUIN            : Penolong
MUJAHID        : Orang yang berjuang membela agama
MUKADAM        : Sesuatu yang didahulukan
MUKADIN        : Yang menempati jabatan sebelumnya
MUKADIS        : Yang mensucikan
MUKALLAF        : Orang yang wajib melaksanakan perintah Allah
MIKMIN            : Orang yang beriman
MUKTABAR        : Terhormat, mulia
MUKTAZILAH        : Yang mengasingkan diri
MULAZAMAH        : Memohon terus-menerus
MUNZIR            : Pemberi peringatan
MURSYID        : Pemberi petunjuk jalan
MURTADHO        : Yang diridhoi
MUSTAFA        : Pilihan
MUSTAJAB        : Terkabul doanya
Selengkapnya...

KABIR            : Besar, mengayuh
KADAR= QADAR    : Kodrat
KADAM= QADAM    : Telapak kaki; orang yang digaji
KADHIM            : Menahan diri
KADIR= QADIR        : Maha kuasa
KADARIYAH        : Mempunyai kekuasan mutlak
KAFARAT        : Denda yang harus dibayar
KAFI            : Cukup
KAFIL            : Pengasuh, majikan
KAHAF            : Goa
KAIFIAT            : Tata cara
KALIMAH        : Ucapan
KALILAH            : Lemah
KALTSUM        : Berwajah cantik
KAMAL            : Kesempurnaan
KAMAR= QAMAR    : Bulan
KANAAT            : Kepuasan hati
KANJAL            : Terhalang
KANAAH            : Menerima, merasa cukup dengan yang ada
KARAMAH        : Kemuliaan, kehormatan
KARIMAH        : Mulia
KASIDAH        : Puji-pujian
KATIB            : Penulis, sekretaris
KATIBIN            : Para penulis
KATIFAH            : Permadani
KAUBAH            : Bintang; pedagang air; gunung
KAUTSAR        : Minuman segar; telaga di surga
KAZANAH        : Ragam
KAZIMAH        : Dapat menahan diri dari amarah
KHADAM        : Pelayan
KHAFI            : Yang tersembunyi
KHAFID            : Orang yang hafal Al-Qur’an
KHAIR            : Baik sekali
KHAIRIYAH        : Baik hati
KHALIFAH        : Penguasa, wakil
KHALI            : Terlepas dari
KHALILAH        : Kesayangan
KHALID            : Kekal abadi
KHALIK            : Sebagai pencipta
KHALIL            : Kesayangan
KHALIS            : Ikhlas, murni
KHASHIB            : Subur
KHATIMAH        : Penutup, penghabisan
KHIAR            : Pilihan terbaik
KIMAH            : Mempunyai harga
KHOSYI            : Orang yang khusyu’ shalatnya
KHOZIN            : Penyimpan harta
KHULUD            : Keabadian
KUFU            : Kesamaan derajat
KUSALA            : Malas
Selengkapnya...

JA’FAR            : Unta betina yang banyak air susunya
JAHIL            : Bodoh
JAIDAH            : Leher yang panjang
JAIS            : Diijinkan oleh agama
JALI            : Terang, nyata
JA’AT            : Tumbuh-tumbuhan berbunga biru
JABAL            : Gunung
JABAR            : Mempunyai kekuasaan dan kekuatan
JABARIYAH        : Aliran ilmu kalam
JABRAH            : Berani serta kuat
JABRAN            : Perbaikan
JADWAL            : Manfaat
JALIL            : Mempunyai kekuasaan yang besar
JALILAH            : Tinggi serta mulia
JAMILAH            : Cantik rupawan
JAMAL            : Indah
JAMHUR            : Ahli ilmu pengetahuan
JAMIL            : Tampan dan gagah, indah
JANUBI            : Kutub selatan, hidup di selatan
JAUHAR            : Intan, benih
JAUZA            : Nama bintang gemini
JAVIER            : Terang
JAWAD            : Murah hati
JAWAHIR            : Mutiara
JAZAM            : Pemenggal
JUMRAH            : Kerikil
JUNAIDI            : Tentara
JURIAH            : Hamba perempuan
JAUDAH            : Indah serta utama
JAUHARAH        : Batu permata
JUHAIRAH        : Lantang serta nyaring
JUMANAH        : Mutiara
JUNAINAH        : Kebun indah
Selengkapnya...

SABAT            : Sabtu, hari ke tujuh
SABIL            : Jalan
SABIQ            : Yang  mengalahkan
SADID            : Benar
SA’ADAH        : Yang berbahagia
SA’ADAT            : Yang memperoleh kebahagiaan
SAAT            : Waktu, masa
SABAR            : Tenang, tidak mudah

SABAS            : Baik, bagus
SA’DUN            : Bahagia
SAFAAT            : Pertolongan
SAFAR            : Bulan safar, bulan kedua hijriah
SAFI            : Jujur, tulus hati
SAFSAH            : Tandus
SAHID            : Orang yang mati mempertahankan agama
SAHIH            : Sempurna, tiada celah
SAHIR            : Ahli sihir
SAHL            : Mudah
SA’ID            : Bahagia
SAIF            : Pedang
SAIFANI            : Pedang kembar
SAIFULLAH        : Pedang Allah
SAJID            : Orang yang sujud kepada Allah
SAKHAWAT        : Kemurahan hati
SAKHI            : Murah hati
SAKUR            : Bersyukur, berterima kasih
SALADIN            : Kebaikan sahabat
SALAF            : Terdahulu
SALAM            : Selamat sejahtera
SALAMAH        : Keselamatan
SALATIN            : Sultan, pemimpin
SALEH            : Taat dan sungguh-sungguh
SALIM            : Selamat terhindar dari bahaya
SALMA            : Keselamatan
SALMAN            : Yang selamat
SALSABILAH        : Mata air dari surga
SALWA            : Madu
SAMAWI            : Berhubungan dengan langit
SANAD            : Sandaran
SANAWI            : Tingkat menengah
SANI            : Mulia, luhur, indah
SANIK            : Sesuatu yang menjadikan
SAUM            : Berpuasa
SAYID            : Tuan
SHABRI            : Kesabaran
SHABIRAH        : Penyabar
SHABUR            : Penyabar
SHABUNA        : Berseri-seri wajahnya
SHADWAH        : Kebangkitan
SHADUQ            : Yang selalu benar
SHAFI            : Kejernihan, putih
SHAFWAN        : Jernih dan cerah
SHAFWAT        : Yang paling baik
SHAFY            : Sahabat karib
SHAFHAH        : Pemaaf
SHAFIYYAH        : Jernih; kawan tulus ikhlas
SHAFWAH        : Sahabat yang akrab
SHAHIBAH        : Istri; pendamping
SHAHIB            : Sahabat, pemilik
SHAIB            : Yang benar
AHALAH            : Perbaikan
SHALEH            : Baik
SHALEHAH        : Baik
SHAMID            : Teguh, tegar
SHARIM            : Berani, kuat
SHIDIQ            : Selalu membenarkan
SHIDQI            : Benar
SHUBAH            : Elok, indah
SUHAILAH        : Suka mengalah
SHUMUD            : Keteguhan hati
SHAFIQAH        : Yang sangat lemah lembut
SHAHADA        : Saksi, elok, cantik, mulia, utama
SIRAT            : Jembatan
SU’ADA            : Bahagia
SUHAIL            : Nama bintang
SUHIR            : Nama bintang
SUJUD            : Berlutut
SUKUR            : Berterima kasih kepada Allah
SULBI            : Pinggang
SULTHAN        : Pemimpin, sultan
SUNAH            : Jalan yang biasa ditempuh
SUMAYYAH        : Kebanggaan
SURUR            : Kegembiraan
SYABAH            : Tidak terang, menyerupai
SYABAS            : Dinyatakan baik (bagus)
SYAFA’AT        : Pertolongan, bermanfaat
SYAHID            : Orang yang menegakan agama, mati syahid
SYAHIR            : Mashur, terkenal
SYAMSI            : Matahari
SYAMSIR            : Pedang
SYAHLA            : Mata yang kebiru-biruan
SYAHRIYAH        : Bulanan
SYAKIRAH        : Orang yang bersyukur (berterima kasih)
SYARIF            : Mulia
SYAUQIYAH        : Kerinduan
SYUHADA        : Orang yang syahid, saksi kebenaran Islam
SYU’LAH            : Lentera; obor; pelita
SYURUG            : Timur, terbit
SYIFA            : Penawar, penyembuh
SYU’A            : Sinar matahari, sinar rembulan
Selengkapnya...

RABI’AH            : Keempat; subur
RABIHAH        : Yang beruntung
RADA’AH        : Menyusun
RADAH            : Menghabiskan
RAFI            : Yang tinggi, mulia
RAFID            : Penolong
RAFIF            : Berakhlak baik
RAFI’I            : Tinggi derajatnya
RAAD            : Petir, halilintar
RABAB            : Awan putih
RABA’AH        : Berperawakan anak
RABANA            : Wahai tuhan kami
RABIT            : Terlepas
RABITH            : Ikatan, perkumpulan
RABULIZAT        : Tuhan yang memiliki keagungan
RAFIQ            : Teman, yang halus
RAFIQA            : Istri; teman
RAHIMA            : Rahmad Allah
RA’ID            : Perintis
RAIF            : Sangat penyayang
RAIDAH            : Semilirnya angin
RAIHANAH        : Wanita yang baik jiwanya
RAKHA            : Enak kehidupannya
RAMZIYAH        : Isyarat
RAMADHAN        : Bulan puasa ramadhan
RANIAH             : Mempesona
RASIKAH            : Yang kuat dan tegar
RAQHUB            : Yang sanggup menyenagi sesuatu
RAQQAT            : Kasih sayang
RATIB            : Tingkatan, yang tetap
RAWI            : Orang yang meriwayatkan
RIADAH            : Mengendalikan hawa nafsu
RIDHA            : Ikhlas, rela, senang hati
RIDWAN            : Kerelaan
RIFA            : Setuju, sepakat, mufakat
RIFA’AT            : Tinggi martabatnya
RIFDAH            : Pemberi pertolongan
RIFQI            : Kawan pendamping
RIHLAH            : Gemar berpergian
RIJAL            : Orang laki-laki
RIYADH            : Taman
RIJQ            : Rejeki, pemberian
RISQULLAH        : Rejeki dari Allah
RODAT            : Nyanyian
ROFIQ            : Nyanyian
ROFI’AH            : Berderajat tinggi
ROFILAH            : Anggun
ROHIDAH        : Lembut
ROHMAT            : Kasi sayang Allah
ROIQOH            : Bening
ROJA            : Harapan
ROQIQOH        : Tipis, lembut
ROSYAD            : Memberi petunjuk
RUAH            : Seruan
RUSYDI            : Petunjuk jalan yang lurus
RUZZA            : Nasi
RUWAIDAH        : Berhati-hati
Selengkapnya...

QADIMA            : Terdahulu, telah datang
QAIDATU        : Aturan, patokan
QAIS            : Tinggi dan kuat
QAIDAH            : Pemimpin, pertokoan
QALADU            : Pembuat kuah
QADAMA        : Dahulu, pemberani
QAADA            : Penuntun, patokan
QAAL            : Berkata, bersabda
QAAMA            : Berdiri tegak
QABBALA        : Mencium
QAMAR            : Rembulan
QAMARIAH        : Berdasarkan bulan
QANITAH        : Taat, berbakti
QARI            : Orang laki-laki yang membaca Al-Qur’an
QARIBU            : Yang sangat sejuk
QARIBAH        : Dekat
QARIRAH        : Pandangan yang sejuk (menyenangkan)
QASAM            : Sumpah
QASAMAH        : Keindahan dan kecantikan
QASAR            : Meringkas
QASIIM            : Yang bahagia, molek
QASIM            : Gagah, orang yang membagi
QASIRU            : Bergemuruh
QASYUR            : Musim kemarau
QATA’A            : Menyebrangi
QATHAFA        : Memetik
QATHARATU        : Setetes
QATHUN            : Hanya, tidak ada yang lain
QATRUNADA        : Tetesan embun
QAZUN            : Sutera
QAZZAAZUN        : Penjual sutera
QINDIIL            : Pelita
QIRAB            : Sarung pedang
QIRMIDUN        : Dinding, tembok
QISMUN            : Sebagian
QITHAUN        : Sebagian malam
QIYAMULLAIL        : Bangun malam, bertahajjud
QUDS            : Suci
QUFLUN            : Kunci
QURRATU’AIN        : Sedap di pandang mata
QURUNUL BAHRI    : Mutiara
QUYUNUN        : Tukang besi
Selengkapnya...

IBADAH            : Berbakti kepada Allah
IBNI            : Anak laki-laki
IBNU            : Anak laki-laki dari
IBRA            : Pembebasan dari tanggung jawab
IBTIDA            : Permulaan
IBTIDAIYAH        : Tingkat dasar
IBTIHAJ            : Kesenangan
IBTIHAL            : Mohon kepada Allah
IBTISAMAH        : Senyuman
IDAH            : Masa tunggu; pemberian ikatan   
IFAH            : Pengekangan ( pengendalian ) hawa nafsu
IFFAT            : Mensucikan
IFTINAH            : Cerdas, pandai
IFTITAH            : Pembukaan
IHDAD            : Menahan diri untuk tidak bersolek
IHRAM            : Dalam keadaan bersuci diri, dalam ibadah haji
IHSAN             : Kebajikan
IHSAS            : Mengetahui
IHWAL            : Asal mula
IJABU            : Ucapan penyerahan
IJABAT            : Persetujuan
IJARAH            : Perjanjian
IJBAR            : Pelaksanaan keputusan
IJLAL            : Pengagungan
IJMA            : Kesesuaian pendapat
IJTIHAD            : Usaha yang sungguh-sungguh
IJTIMAIYAH        : Disetujui masyarakat
IKHBAR            : Menyampaikan berita
IKHLAS            : Tulus hati
IKHTIAR            : Berusaha; berdaya upaya
IKHTILAF        : Perbedaan
IKHWAN            : Saudara
IKROM            : Kemuliaan, penghormatan
IKTIDAL            : Lurus
IKTIKAF            : Berdiam diri di masjid
IKTIRAD            : Pengakuan
IKTISAH            : Upaya mencari keuntungan secara halal
IMAMAH            : Kepemimpinan
IMANI            : Keimanan, berfikir sabar (baik)
IMLA            : Tulisan khath, berkata keras
IMTIHAN            : Ujian
IMTINAH            : Anugrah Tuhan
INSYIRAH        : Kegembiraan
IRAFAH            : Ramalan
IRFAN            : Pengetahuan
IRHAB            : Berfikir tajam
IRSYAD            : Penunjuk
IRTIYAH            : Kesenangan
ISBAT            : Penyuguhan
ISLAH            : Perdamaian
ISRAF            : Hidup berlebih-lebihan
ISTIQOMAH        : Lurus, teguh pendirian
ISTIDLAL            : Pembuktian
ISTIFHAM        : Penyelidikan
ISTIGHFAR        : Memohon ampun kepada Allah
ISTIHSAN        : Berpegang kepada aturan (pedoman)
ISTIKMAL        : Penyempurnaan
ISTIMA            : Pertimbangan
ISTIQLAL            : Merdeka
ISTISLAH            : Bermanfaat, berfaedah
ISTITHA’AH        : Kemampuan
ISYRAF            : Kemuliaan, pengawasan
ISYTIAK            : Perasaan cinta kepada Allah
ITHAF            : Pedang
I’ZAZ            : Kecintaan
IZDIHAR            : Berkilauan

Selengkapnya...

HABIB            : Kekasih, yang dicintai
HABIBULLAH        : Kekasih Allah
HABLUN            : Tali, hubungan
HADAYA            : Hadiah
HADI            : Pemberi petunjuk
HADIL            : Suara burung dara
HADHANAH        : Membasuh, kewajiban memelihara
HADHIRAT        : Di hadapan orang yang dimuliakan
HAFIZH            : Penghafal Al-Qur’an
HAITSAM        : Anak burung nasar
HAIBAH            : Wibawa
HAJIB            : Penjaga pintu
HAJIM            : Pemotong rambut
HAJIS            : Gerakan hati
HAKAM            : Pengantara, pemutus
HAMBALI        : Mazhab ilmu fikih
HAMDALAH        : Pujian kepada Allah
HAMUN            : Rindu
HANAFI            : Mazhab ilmu fikih
HANA            : Gembira
HANIF            : Tunduk
HARIS            : Cinta, rindu
HASYIAH        : Berada di tepi
HASAD            : Kedengkian
HASIN            : Tertawa
HASYIS            : Candu
HAUD            : Telaga
HAUDAH            : Tenda di atas gajah
HAUR            : Bidadari
HAWIYAH        : Neraka yang apinya nyala-nyala
HAYATI            : Berhubungan dengan hidup
HAZZA            : Singa
HIBAH            : Pemberian; pelimpahan
HIDAYAT        : Petunjuk
HIJAB            : Penutup, pembatas
HIJRAH            : Pindah
HILALAH            : Bulan sabit
HUDA            : Petunjuk
HUDAI            : Bokor besar
HUDHUD            : Burung bermahkota
HUDUD            : Hukum yang telah ditentukan
HUJAT            : Memfitnah
HUJJAH            : Alasan, bukti
HUKAMA        : Orang-orang cerdik
HULUL            : Ketenangan rohani
HUMAN            : Raja
HUMAIMAH        : Wanita
HURIAH            : Kemerdekaan, kebebasan
HUWAIDAH        : Lemah lembut

Selengkapnya...

GAFAR            : Pengampun
GAFLAT            : Kelalaian
GAIB            : Tersembunyi
GAMAL            : Onta
GANIMAH        : Harta rampasan perang
GHANI            : Kaya
GHALY            : Berharga mahal
GHAIDAH        : Berawan
GHALIYAH        : Mahal harganya
GHANIMAH        : Penghasilan
GHANIYYAH        : Kaya
GHARIZAH        : Naluri
GHAZAL            : Kijang
GHAZALI            : Secepat kijang
GHAZAH            : Sasaran
GHAZALAH        : Saat matahari terbit
GHUFRAN        : Pengampun

Selengkapnya...

FAAD            : Manfaat
FA’AL            : Membuat
FADHAL / FADHIL    : Keutamaan
FAHIMAH        : Selalu memahami
FAHRIYAH        : Kebanggaan; kemuliaan
FAHMI            : Pemahaman
FAIQ            : Baik
FAIRUZ            : Permata
FAIZ            : Menang
FAIQAH            : Melebihi; mengungguli
FAIZAH             : Pemenang
FAKAR            : Pengelana, pemikir
FAKIH            : Ahli hukum
FALAH            : Kemenangan
FALAJ            : Air mengalir
FALAK            : Cakrawala
FALAKIAH        : Ahli perbintangan
FANI            : Bersifat fana, rusak
FARAH            : Kesenangan
FARAIDH            : Pembagian warisan
FARAQ            : Perbedaan
FARHAN            : Suka cita
FARID            : Batu permata
FARIS            : Penunggang kuda
FARIQ            : Jelas perbedaannya
FARIDAH            : Permata yang mahal
FARIHAH            : Gembira sekali
FARUQ            : Yang memisahkan baik dan buruk
FASAKH            : Pembatalan ikat
FASIH            : Lancar berbicara
FATAH            : Penakluk, kunci pembuka
FATHONI            : Cemerlang
FATHONAH        : Cerdas; pandai
FATIH            : Orang yang menang
FATIHAH            : Pembuka
FATWA            : Petuah, nasihat
FAUN            : Dunia
FAUZ            : Kemenangan
FAUZAN            : Orang yang memperoleh kemenangan
FAUZI            : Memenangkan
FAUZIAH            : Kemenangan secara gemilang
FAWWAZ            : Selalu memperoleh keuntungan
FIDA            : Tebusan
FIDAH            : Perak
FI’IL            : Perbuatan
FIKRAH            : Pemikiran, cita-cita
FIKRI            : Mempunyai cita-cita
FIRAZ            : Singa
FIRDAUS            : Surga
FIRMAN            : Sabda, perkataan
FITRI            : Kesucian
FITRIYAH        : Fitrah kemanusiaan
FUAD            : Hati, akal
FUROT            : Air yang ssegar
FURU’            : Hukum kewajiban agama
Selengkapnya...